MediaMuslim.Info – Memasuki bulan Februari, kita menyaksikan banyak media massa, mall-mall, pusat pusat hiburan bersibuk ria berlomba menarik perhatian para remaja dengan menggelar acara-acara pesta perayaan yang tak jarang berlangsung hingga larut malam. Semua pesta tersebut bermuara pada satu hal yaitu Valentine’s Day atau biasanya disebut hari kasih sayang. Pada tanggal 14 Februari itu mereka saling mengucapkan “Selamat hari Valentine”, berkirim kartu, cokelat dan bunga, saling bertukar pasangan, saling curhat, menyatakan sayang atau cinta.Sejarah, Asal-Usul dan Latar Belakang
Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St. Valentine yang hidup di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 270 M Claudius II menghukum mati St. Valentine karena menentang beberapa perintahnya. Claudius II melihat St. Valentine mengajak manusia kepada agama Nasrani, lalu memerintahkan untuk menangkapnya.
Dalam versi kedua, Claudius II melihat bahwa para bujangan lebih tabah dalam berperang daripada yang telah menikah yang sejak semula menolak untuk pergi berperang, lalu dia mengeluarkan perintah yang melarang pernikahan. St. Valentine menentang perintah ini dan terus mengadakan pernikahan di gereja dengan sembunyi-sembunyi sampai akhirnya diketahui dan dipenjarakan. Di penjara dia berkenalan dengan putri seorang penjaga penjara yang terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati, dia mengirim sebuah kartu yang bertuliskan “Dari yang tulus cintanya, Valentine.” Hal itu terjadi setelah anak tersebut memeluk agama Nashrani bersama 46 kerabatnya.
Versi ketiga, ketika agama Nasrani tersebar di Eropa, di salah satu desa terdapat sebuah tradisi Romawi yang menarik perhatian para pendeta. Dalam tradisi itu para pemuda desa selalu berkumpul setiap pertengahan bulan Februari. Mereka menulis nama-nama gadis desa dan meletakkannya di dalam sebuah kotak, lalu setiap pemuda mengambil salah satu nama dari kotak itu dan gadis yang namanya keluar akan menjadi kekasihnya sepanjang tahun. Ia juga mengirimkan sebuah kartu yang bertuliskan “Dengan nama tuhan Ibu, saya kirimkan kepadamu kartu ini.” Akibat sulitnya menghilangkan tradisi ini, para pendeta memutuskan mengganti tulisannya menjadi “Dengan nama Pendeta Valentine” sehingga dapat mengikat para pemuda tersebut dengan agama Nasrani.
Saudaraku, itulah sejarah Valentine’s Day yang sebenarnya (berdasarkan data yang ada -ed), yang seluruhnya tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat, atau hanya ikut-ikutan semata? Bila demikian, sangat disayangkan banyak remaja Islam yang terkena penyakit mengekor budaya Barat dan acara ritual agama lain. Bahkan saat ini beredar kartu-kartu perayaan keagamaan ini dengan gambar anak kecil dengan dua sayap terbang mengitari gambar hati sambil mengarahkan anak panah ke arah hati yang sebenarnya itu merupakan lambang tuhan cinta bagi orang-orang Romawi! Padahal Alloh berfirman, “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabnya.” (Al Isro’: 36)
Bolehkah Memperingati Hari Valentine?
Bila dalam merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali Valentine maka tidak disangsikan lagi bahwa ia telah melakukan perbuatan kekafiran. Adapun bila ia tidak bermaksud demikian maka ia telah melakukan suatu kemungkaran yang besar. Ibnu Qoyyim Al Jauziyah rohimahulloh berkata, “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, “Selamat hari raya!” dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalaupun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamer atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid’ah atau kekufuran maka ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Alloh.” Allohu a’lam bish showab.
Sumber: www.mediamuslim.info


Januari 20, 2007 pukul 11:34 am
hahahahahhahaha…………………………..
buat apa sih jaman sekarang masih suka simbolisasi yang tidak penting….. sepertinya tidak ada salahnya deh ikut valentine-an, kalau tujuannya cuma mau merayakan semangat kebersamaan… yang penting esensinya….
kalau tuhan tidak mengerti… tak usah takut… berarti dia bukan tuhan…
Januari 20, 2007 pukul 4:49 pm
jelas valentine itu sebuah acara ikut-ikutan yang bertujuan merusak umat islam.. nah lawrance hati2… dong
Januari 21, 2007 pukul 1:00 am
buat gue kasih sayang tuh gak perlu pake hari khusus nah jadinya gue anggep aneh tuh valentine’s day makanya gue gak ngerayain………….
Januari 22, 2007 pukul 3:06 pm
Sudah tentu setiap amalan Muslim mesti berpunca dari Rasulullah s.a.w….
Januari 29, 2007 pukul 11:25 am
lawrence says :
hahahahahhahaha…………………………..
buat apa sih jaman sekarang masih suka simbolisasi yang tidak penting….. sepertinya tidak ada salahnya deh ikut valentine-an, kalau tujuannya cuma mau merayakan semangat kebersamaan… yang penting esensinya….
kalau tuhan tidak mengerti… tak usah takut… berarti dia bukan tuhan…
ME Says :
ini bukan masalah simbolis atau esensi…ini masalah akidah dan keyakinan.
kalo manusia gak mau mengerti…..gak usah takut…berarti yang dia bukan manusia
Januari 31, 2007 pukul 11:25 pm
valentine itu jelas merusak aqidah. lawrence nampaknya anda yang tidak memahami esensi dari peringatan valentine. makanya harus banyak mengkaji sesuatu dengan ilmu. jangan-jangan asal bicara saja. hidup ini harus jelas aturannya apalagi yang berhubungan dengan keimanan. esensi dari keimanan adalah tidak mencampur adukkan antara yang haq dan bathil. semoga Allah memberi hidayah untuk kita semua.
Februari 2, 2007 pukul 6:23 pm
ya sebagai umat Islam, memang sangat penting bagi kita untuk mengambil berat soal agama. memang valentines day tidak dilarang dalam alquran, tapi adalah penting bagi kita untuk mengambil pelajaran daripada sejarah. dan apa sahaja yang dilakukan oleh orang kafir, adalah lebih baik jika kita tidak mengikutnya.
Februari 4, 2007 pukul 5:10 am
untuk mas Lawrance semoga Alloh membukakan pintu hati kita semua untuk kembali ke Jalan Islam secara Al Haq dan Kaffah
untuk semuanya Mari kita mengimbau umat Islam untuk menjauhi budaya kacau tersebut
Februari 4, 2007 pukul 1:37 pm
sudah saatnya kita menegakkan sunnah2 dan meninggalkan bid’ah2 apa lagi meryakan hari orang2 kafir yg merusak tatanan ajaran islam yg murni
Februari 6, 2007 pukul 10:26 am
HATI-HATI NII-KW9 BEREGERILYA
SILA BUKA LAMAN INI :
http://nii-alzaytun.blogspot.com
KORBAN-KORBANYA MAKIN TAMBAH BANYAK.
SELAMATKAN KELUARGA KITA.
MOHON BERITAHUKAN KEPADA SANAK DAN SAUDARA,
AGAR TIDAK TERJEBAK BUJUK RAYU NII-KW9,
TUJUANNYA NII ALZAYTUN NAK ROSAKKAN ISLAM.
Februari 6, 2007 pukul 11:14 am
jangan pernah bermain-main dengan agama!!!!MERAYAKAN HARI VALENTINE bukan TIDAK DILARANG dalam AL-QURAN,tapi sudah jelas2 AL-QURAN yang melarang qt mengikuti budaya umat lain(non islam),dan valentine salah satunya,jadi buat apa masih diperdebatkan lagi??????sudah saatnya qt sadar bahwa qt TELAH JAUH DARI AGAMA qt ISLAM,let’s come back to SYARIAH ISLAM
Januari 24, 2008 pukul 12:24 pm
Kalo memang pemuda pemudi muslim di abad modern ini (yang sok ikut2 an) menginginkan waktu atau bulan khusus dalam hal berbagi kasih terhadap sesama silahkan tanyakan kepada moyangya kapan datangnya bulan MUHARROM dibulan itu menurut islam saatnya berbagi kasih dengan sesama terutama anak2 yatim.
Januari 27, 2008 pukul 1:35 pm
lawrence tobat sana>>>”barangsiapa menyerupai suatu kaum, mka ia termask kaum tersebut”
Januari 29, 2008 pukul 6:06 pm
YuPH….!!!!
qTa SbAgAi mUsLim ato musLiMaH yG bEnEr2 BaEk N taAt mA isLam…..
Ga boLeH nGrYAiN VALENTINE!!!
COz nTUwh SAmA ja qTa ngAnGGep aDa aGAmA sLain iSLam adA!
KLian ga mW kHan jD mNusiA Yg muSyRik???…
Dah dWeeeh… kAsih SayaNG NTuWH ruZ tYap HarI kHAN??
pLizZz…JANGAN IKUTAN YANG GA JELAZ MANFAATNYA!!!
Februari 1, 2008 pukul 3:48 am
qt bleh aja ikutan rayain valentine, tp ambil positifnya aja. gak usah harus pesta2 sgala. klo km ingin nunjukin kasih syg km ama org yg plg spesial. bs aja km bri sesuatu yg dia sukai. kasih bunga kek, coklat, boneka atau klo cow bs jg tuh kasih jilbab ma cew nya. haramkah? islam jgn dilihat dr luarnya aja. pengalaman aq dgn tmn2 di jepang dgn sodara2 muslim lainnya dr bbrapa neg di asia gak da maslh dgn itu. di jpg bkn kristen aja yg ngerayain: budha,konghucu,hindu and muslim jg ada yg ngerayain valentine
Februari 1, 2008 pukul 8:50 pm
Y….
Ntu mah gmana Qta’y ajj lagi.
Gak usah diambil pusing………….
Februari 11, 2008 pukul 7:32 am
Banyak cara yang dilakukan kaum non muslim untuk merusak sekaligus mengikis ajaran islam. Bahkan anak-anak kita banyak yang sulit membedakan antara budaya barat, nasional dan muslim, karena upaya kongkrit untuk melemahkan iman kaum muslim. dengan cara memerangi tentu sangat sulit karena islam lebih banyak di Indonesia, salah satu cara merusak islam lewat budaya, mempalsukan ajaran agama. Berhati-hatilah saudarakun dan minta selalu perlindungan Allah agar tetap ditunjukkan ke jalan yang benar.
Apapun yang dilakukan hendaknya kita kembali ke Alqu’ran dan Sunnah Rasulullah Muhammad SAW, karena Islam agama yang telah disempurnakan Allah. Wss.
Februari 12, 2008 pukul 5:57 pm
syaiful basri Says:
qt bleh aja ikutan rayain valentine, tp ambil positifnya aja. gak usah harus pesta2 sgala.
me says:
valentine tidak ada nilai positif nya, islam sudah mengajarkan penting nya persudaraan sesama muslim.
syaiful basri Says:
klo km ingin nunjukin kasih syg km ama org yg plg spesial. bs aja km bri sesuatu yg dia sukai. kasih bunga kek, coklat, boneka atau klo cow bs jg tuh kasih jilbab ma cew nya. haramkah?
me says:
ya jelas haram, kalo dalam rangka merayakan valentine (dilaksanakan hanya pada waktu tertentu).oh ya,islam juga ngelarang pacaran, pacaran hanya perbuatan laki-laki “pengecut”.
syaiful basri Says:
dr bbrapa neg di asia gak da maslh dgn itu. di jpg bkn kristen aja yg ngerayain: budha,konghucu,hindu and muslim jg ada yg ngerayain valentine
me says:
tidak sepatutnya bagi kita mengekor kepada agama/bangsa lain, bukankah ciri2 bangsa yang kalah ketika dia mengekor kepada bangsa lain.
Februari 12, 2008 pukul 7:24 pm
maaf kalau ada yang tersinggung dan terkesan keras, padahal seharusnya islam mengajarkan kelembutan dalam menasehati.
Ini hanya ungkapan hati saya.s
sekali lagi maaf
Februari 13, 2008 pukul 11:07 am
mas Syaiful basri,
sudah ditulis dengan jelas di Al Qur’an bahwa barang siapa yang mengikuti budaya suatu kaum maka orang itu adalah bagian dari kaum tersebut.TIDAK ADA TOLERANSI DALAM AKIDAH!!
untuk lawrence,
jika anda muslim,tolong kaji agama lebih dalam!!!!
Februari 13, 2008 pukul 11:11 am
saya setuju 100% dengan mas Imron.
salam kenal,akh
Februari 13, 2008 pukul 3:34 pm
si “Lawrance” itu orang yg lagi kebingungan mencari jati diri, ia nggak punya pegangan nilai dan akar budaya yg jelas… tipe manusia permisif yang berbahaya.. sudah jelas muatan (esensi) dan sejarah valentine… kok malah masih bicara ttg “yang penting esensinya”… dasar manusia penjiplak. malah si tuan ini yang merusak esensi sesungguhnya dari “Valentine” day dengan memasukan nilai-nilai yang multi tafsir,,,, hey bos !! belajar dulu baru ngomong
Februari 14, 2008 pukul 8:17 am
Afwan,sudah seharusnya kita tidak setuju dengan valentine.
Tapi ada baiknya dalam menasehati orang lain kita menerapkan kaidah seperti yang di ajarkan Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam yaitu dengan lemah lembut.Kecuali jika orang tersebut sudah paham dan tetap membantah.
Bisa saja orang lain berpendapat salah karena kebodohannya.
Jangan sampai kita memebuat orang lain lari dari kita.
Buat Retty,(kalau antum ikhwan)salam kenal juga…
Februari 14, 2008 pukul 12:36 pm
buat Imron terkadang klu menyangkut aqidah kita memang harus tegas, beda lo antara keras dan tegas
Februari 14, 2008 pukul 1:02 pm
bener tuh ,,
Februari 14, 2008 pukul 2:26 pm
Buat Adel & Naraes makasih saya sudah diingatkan.
Saya kan hanya manusia, bisa salah dan benar.
Tapi sikap tegas tidak mesti dng kekerasan kan?
Dan yang terpaenting kita sepakat bahwa merayakan Valentine itu hukumnya haram, dan bisa saja pelakunya terjerumus dalam kekafiran.
Gimana semua setujuuuuuuu?
Februari 14, 2008 pukul 2:33 pm
Oh ya, atas panitia saya ngundang temen2 yang baca comment ini untuk hadir pada kajian islam rutin di masjid kampus ugm.
Setip Ahad pukul:06.30-08.00 pagi.Materi Tafsir Alqur’an
Setip Ahad pukul:16.00-17.15 sore.Materi Tafsir Hadits Arba’in
Setiap Jumat pukul 16.00-17.30 sore.Materi:Aqidah
Sekalian aja minta sama ustadznya dijelasin hukum valentine lebih detail?
Ana tunggu ya…..
Februari 14, 2008 pukul 6:19 pm
Sebenarnya kerusakan2 moral orang indonesia adalah hasil penetrasi budaya barat yang di adopsi/di ikuti oleh orang kita…
Hal yang paling mendorong trennya perayaan hari valentine adalah “MEDIA” baik itu elektronik maupun cetak…
Kita tidak bisa hanya memberitahu/memberikan pernyataan kalau Valentine itu DILARANG,,tetapi kita harus mensosialisasikan sejarah dari Valentine itu sendiri,sehingga orang2 mengerti,karenma pada umumnya orang2 yang merakan valentine hanyalah ikut2an / latah serta tidak mengetahui asal-usulnya
Jadi penentangan/unjuk rasa oleh sebagian kaum muslim sepertinya tidak akan merubah keadaan,,karena mungkin lebih banyak orang yang tidak memahami valentine itu sendiri…
Jadi yang sebaiknya bertindak adalah PEMERINTAH dengan mengeluarkan fatwa beserta PENJELASANNYA
Februari 15, 2008 pukul 9:27 am
Valentine…sebenernya boleh nggak sih?
iang pasti ada iang pro dan kontra tapi sebgai umat islam sebaiknya kita nggak usah deh ikut-ikut hal iang nggak bermanfaat kayag gitu…
lagian bukankah islam mengajarkan kita buad saling menyayangi dan mencintai sesama setiap hari…
Februari 15, 2008 pukul 10:06 am
yaaa…. kita sebagai manusia kan punya akal,masa toh situal syetan ditiru!!!kalo ditiru apa bedanya kita dengan syetan..katanya setan itu musuh yang nyata tapi valentine masig ikutan…
Juni 4, 2008 pukul 1:10 pm
hare valentine emang bener-bener nyesatin… dalam islam kan dilarang!!! pacaran aja gak boleh apalagi gonta-ganti pacar!!! “Lebih baik mulai sekarang kita perbaiki diri kita masing-masing”. ok. jangan sampai kita ikut memeriahkan apalagi mengikuti acara tersebut…
Juni 9, 2008 pukul 4:29 am
siapa yg ikut budaya suatu kaum maka ia termasuk kaum tersebut……
islam tidak mengajarkan valentine dan peringatan hari kasih sayang yg di adakan setahun sekali..
rasanya kacian deh mereka tu berkasih sayang setahun sekali..
mank kehidan sehari2 nya kejam ya??
kasian deh mereka…
Februari 3, 2009 pukul 9:32 pm
Wong cuma Valentine aja koq pada ribut.
Pake dihubung2in ama agama…Oalah dasar orang2 Guoblog semua.
Kan bagus saling memberi kasih sayang, saling mencintai, saling menghargai. Tujuan Valentine kan seperti itu.
..Nah yang umat Fanatik baca tuh, perhatiinn!!!! Masak kalian taunya perang melulu, seneng amat sih ama perang.Bunuh2 an…Pantesan aje di Taliban ga kenal Valentine..hehehehe, kalo mati kalian kira bisa masuk Surga yach??? ya udah, mati aje loe
Saya dukung Valentine,,Mari kita saling memberikan KAsih Sayang, sejenak mari kita berpikir tanpa kekerasan.
Februari 4, 2009 pukul 1:20 pm
kalo menurut aku emang c hari valentine tu ga da manfaatnya.
tapi anak muda jaman sekarang lebih menjadikan Valentine day’s sebagai hari wajib bagi mereka.
Februari 4, 2009 pukul 1:26 pm
jangan salah paham dulu, menurut aku valentine day’s itu emang ga ada di ajaran islam.
karena itu adalah ajaran bangsa Nasrani, maka dari itu buat yang ngrayain itu adalah hak mereka yang menganut budaya tersebut. tapi buat orang islam budaya itu tidak di ajarkan oleh para nabi. jadi jelas islam tidak menggunakan hari valentine, tapi islam menghormati juga untuk orang-orang yang merayakanya.
jadi jangan jadikan hari valentine untuk saling ejek karena dalam islam selalu di ajarkan untuk saling menghargai dan menyayangi sesama anak manusia.
Februari 5, 2009 pukul 5:34 pm
Hm, saatnya menyadarkan saudara2 kita yg belum paham.
Terima kasih atas referensinya. Semoga bermanfaat.
Februari 11, 2009 pukul 11:54 pm
valenten itu kan dalam arti bhsa jepang sama saja hari beternak sapi…
jd shrusnya lambang valenten ya sapi..
kalian harus setuju,,krna sufei membuktikan sapi adl lambang kasih sayang…
john sulfur
dri filipin mengatakn bhwa valenten blh drayakan tp harus memberikan bingkisan seekor binatang…
Februari 12, 2009 pukul 9:29 pm
Hmmm …
opo to opo iki …
pada akhirnya … hidup itu pilihan …
sing pengen melu valentina …. ( akunra nyuruh lho )
sing ra pengin yo ora usah melu … gampang to .
( tugas kita hanya menyampaikan … wis kuwi wae sik ) .
conto ….
sopo sing percoyo awale menungso soko nabi adam ?
tunjuk Jari …. aku no 1 yo.
lha sopo sing percoyo yen menungso keturane kethek …
( monyet ) ngacung sing dhuwurrrrr ….
monggo !
Februari 13, 2009 pukul 5:46 am
versi indonesia
Hmmm … ^^
Ada apa sih ini … kok ribut ribut .
pada akhirna semua itu tinggal pilihan ,
kalo yang ingin ikut valentina … eh valentine maksudnya ….
ya …. ( aku ga nyuruh lho …. )
dan kalo ga ingin ikut ya ga usah ikut … gampang kan .
biar gampang … tak kasih analogi .
pernah dengerkan tentang Nabi Adam as & manusia purba .
Ya bagi yang percaya kalau dirinya keturunan nabi adam as acungkan Jari … yang tinggi ya ! ( Hmmm … )
Ya bagi yang percaya kalau dirinya keturunan monyet
acungkan Jari … lebih tinggi lagi . ( Hayo … )
gimana …
” hidup hanya sekali , petunJuk hidup sudah ada . ya kita tinggal milih kan ” gampang to … gitu aJ kok repot .
Februari 13, 2009 pukul 5:10 pm
Sorry, buat kamu-kamu umat Muslim.Valentine ga da artinya buat kita.CozZ kasih sayang tu ga harus diugkapkan melalui Valentine ja.Benerkan??
Februari 14, 2009 pukul 10:55 am
nay Says:
Februari 13, 2009 pukul 5:10 pm
Sorry, buat kamu-kamu umat Muslim.Valentine ga da artinya buat kita.CozZ kasih sayang tu ga harus diugkapkan melalui Valentine ja.Benerkan??
benar bnget tuh nay,,,klonya kita mo nunjukin kasih sayang bukannya harus valentine kan,,byk hari” lain yg bisa mo nunjukin rasa sayang,,apa sih istemewanya valentine,,
ga ada jug tuh perasaan ya sama ajah sama hari” biasanya,,yg bedakan cuman tanggalnya ajah,,,
Februari 14, 2009 pukul 11:57 am
Semoga bermanfaat
Februari 16, 2009 pukul 8:18 am
kepada sesama kawan ANTI BUDAYA BARAT
valentine yang berasal dari budaya barat, memang harus kita tolak
tidak peduli ada unsur positifnya atau tidak, saya rasa kita sebagai sesama anti budaya barat harus menolaknya
tapi, lebih daripada itu, kita harus KENALI dan HINDARI pemakaian barang-barang hasil OLAH PIKIR dan OLAH BUDAYA mereka (barat)
kita harus kenali barang/ produk yang berasal dari olah rasa, olah karsa, olah pikir dan hasil budaya bangsa barat.
ingat, segala sesuatu yang berasal dari budaya mereka, harus kita lawan.
Mesin ATM Pertama dibuat 02-09-1969 di Amerika Serikat
komputer pertama dibuat oleh Dr. John V Atanasoff dan Clifford Berry thn 1937
Penemu Mesin uap Adalah James Watt Berasal dari Negara Inggris
Penemu Mesin 4 tak Adalah Nicolaus Otto Berasal dari Negara Jerman
Penemu Mesin diesel Adalah Rudolf Diesel Berasal dari Negara Jerman
Penemu Mesin cetak Adalah Johannes Guttenberg Berasal dari Negara Jerman
Penemu Mesin ketik Adalah Christopher Sholes Berasal dari Negara Amerika
Penemu Radio Adalah C. Marconi Berasal dari Negara Italia
Penemu Televisi Adalah J.L. Baird & C.F. Jenkins Berasal dari Negara Amerika
Penemu Telegrap Adalah Samuel F.B. Morse Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Telepon Adalah Alexander Graham Bell Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Dinamo Adalah Michael Faraday Berasal dari Negara Inggris
Penemu Bola lampu Adalah Thomas Alva Edison Berasal dari Negara Amerika Serikat
Penemu Batu baterai Adalah Volta Berasal dari Negara Italia
Penemu Termometer Adalah Galileo Galilei Berasal dari Negara Italia
Penemu Korek api Adalah Robert Boyle, John Walker
PPenemu Sinar Rontgen Adalah Wilhelm Conrad Rontgen Berasal dari Negara Jerman
Penemu Stetoskop Adalah Rene Laennec
Penemu Lensa Adalah Anthony Van Leuwenhook Berasal dari Negara Belanda
Penemu Mikroskop Adalah Zacharias Janssen
Penemu Teleskop Adalah H. Lippershey
Penemu Kamera Adalah Louis Jacques Monde da Guerre & Edwin Land Berasal dari Negara Amerika
Penemu Pesawat terbang Adalah Wilbur dan 0. Wright Berasal dari Negara Amerika
Penemu Kereta api Adalah Murdocks Berasal dari Negara Inggris
Penemu Lensa kaca mata Adalah Benyamin Franklin Berasal dari Negara
Penemu Mesin hitung Adalah Blaise Pascal Berasal dari Negara Prancis
Penemu Mobil Adalah Gottlich Daimler
Penemu Motor Adalah Nikola Tesla
Penemu Traktor Adalah Benyamin Holt
Penemu Tangga jalan Adalah Elis G. Otis
Februari 16, 2009 pukul 11:43 am
t’ taowa pkoqna t’ olle
Februari 25, 2009 pukul 9:57 am
jangan dewh, ngerayaain valentine.
klo mo kasih sayang, tiap hari aja….
lagian ngapain seh ngikutin budaya yahudi,
itu dosa kan ?????????????
Maret 3, 2009 pukul 5:49 pm
lo pada salah.
kalo di kamus B.Indonesia, kebudayaan adalah kreativitas manusia berupa cipta, rasa, karsa. kreativitas manusia seperti penemuan lampu, pakaian, telepon, atm, alat tulis menulis, dll.
jadi kalo gitu seperti kata ‘anti barat’, kita harus nolak barang ‘hasil olah pikir dan olah budaya barat’. itu semua salah!!!
lo pikir baik2 deh, kalo lo ga ngambil kebudayaan itu, artinya sekarang lo ga pake baju, ga punya lampu, ga pake listrik, nulis pun pake arang gitu??? gimana lo mau nulis di artikel ini tanpa komputer/laptop yang jelas2 merupakan kebudayaan ‘BARAT’??!!!
makanya mikir donk kalo mo nulis!!!
masalah valentine,, fine2 aja lo rayain. ini hanya simbol kasih sayang doank. tp tetap mengasihi harus tiap hari, bukan cuma valentine doank.
trus alasan ga boleh ngerayain valentine cuma karena kebudayaan ini bukan punya Islam gitu???
IT’S A BIG WRONG
emang ga di ajarin ya untuk dapat memilih kebudayaan luar mana yang patut ditiru dan enggak??
apa semua harus ditolak??
mati aja kalo gitu..
Pandangan yg amat salah yang pernah gw temui di hidup gw.
ga ada rasa keterbukaan terhadap budaya lain.
itu sama saja rasisme.
nb: maaf ya terlalu keras dan tegas, soalnya saya harus meluruskan beberapa pandangan yang amat salah.
thanx and live in peace and love..
GB..
Maret 4, 2009 pukul 2:57 pm
Assalamu’alaykum,
wahai akhi dan ukhti sekalian, ‘budaya barat’ disini perlu spesifikasi dlm artinya. adalah budaya yg berasal dari bumi barat yg menyimpang dari akidah islam. bukan berarti diperluas jadi ‘budaya’ dlm arti sebenarnya. jadi suatu budaya atau kebiasaan yg menyimpang atau bahkan diharamkan oleh islam. jelas tertuang dlm qur’an dan hadits. bisa dibaca di blog saya ttg ‘haruskah kita merayakan valentine?’
islam memang tidak menerima budaya lain yg menyimpang daripadanya. karena islam adalah dien rahmatan lil ‘alamin. jadi yg seperti itu tidak menutup kemungkinan u/ membawa kemadharatan bagi umat. sebagai muslim, kita sudah punya pedoman…dan bagi mereka yg memang mengaku muslim tapi tidak berpedoman pada qur’an dan hadits patut dipertanyakan keislamannya. wallahu a’lam.
April 25, 2009 pukul 8:01 am
hey bukannya hari kasih sayang itu setiap hari??? kenapa mesti cuma dirayakan pada tanggal 14 februari???